Detail Cantuman Kembali

XML

evaluasi risiko proses supplychain galangan pada reparasi kapal dengan metode matriks house of risk (studi kasus : PT. Tambangan Raya Permai)


Salah satu kunci keberhasilan reparasi kapal adalah proses supply chain (SC) material yang datang tepat waktu. Namun pelaksanaannya masih ditemukan keterlambatan yang dipengaruhi manajemen risiko SC yang buruk. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor risiko keterlambatan SC, mengukur faktor risiko dan mengevaluasi faktor risiko. Penelitian ini menggunakan metode HOR (House of Risk) yang mengidentifikasi variabel risiko (risk event dan risk agent) dan merancang aksi mitigasi. Hasil penelitian HOR fase 1 menunjukkan skor penilaian berupa Aggregate Risk potential (ARP) yang memiliki pengaruh tinggi pada reparasi KM.Lintas Damai 1 diantaranya: Ketidaksiapan supplier dalam memenuhi order skor 225, Pihak forweder mengalami keterlambatan skor 116 dan Butuh peremajaan fasilitas dan transportasi skor 120 dan KM.Shinpo19 diantarnya Kualitas material dari supplier yang kurang bermutu skor 280, Material yang sulit didapatkan di daerah tersebut skor 138 dan Tata letak gudang penyimpanan yang kurang tertata skor 92. Hasil HOR fase II terdapat aksi mitigasi untuk menangani risk agent pada KM.Lintas Damai 1 meliputi mencari rekanan supplier yang sudah dipercayai, menambah networking dengan supplier lainnya, mengadakan tender dengan supplier-supplier yang sudah siap dan melakukan service dan pengecekan setiap bulan. Sedangkan KM.Shinpo19 terdapat aksi mitigasi untuk menangani risk agent yaitu mengganti material dengan spesifikasi yang sama tapi masih kualitasnya, mempunyai koneksi supplier dengan standart mutu berkualitas, melakukan pengawasan supplier agar mereka mematuhi standart kualitas dan melakukan penataan material berdasarkan jenisnya.
621.24.20 Han e
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xiii, 132 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...